Pasar Ngasem akan Jadi Pintu Gerbang Tamansari

Posted on January 9, 2009

3


YOGYAKARTA — Pasar burung akan dialihkan ke Dongkelan yang menempati lahan seluas dua hektar. Pemindahan pasar burung dibahas  dalam Rapat Koordinasi yang dipimpin Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X di Kepatihan, Jumat (9/1/2009). Sedangkan  Pasar Ngasem akan dibangun menjadi pintu gerbang masuk tempat wisata Tamansari.

Pembangunan pasar Ngasem menjadi tanggung jawab pemerintah Provinsi DIY. ”Konsep pasar burung ke depan nantinya bukan pasar, tetapi kayak tempat rekreasi di kebun karena ruang terbuka. Untuk burung akan ditaruh di sangkar dan digantung-gantung di taman kebun,” kata Hery Zudianto, Walikota Yogyakarta seusai Rakor yang dipimpin Gubernur DIY di Kepatihan Yogyakarta, Jumat (9/1/2009).

Dikatakan Herry Zuhdianto, pembeli akan melihat burung-burung dalam sangkar yang digantung di kebun. Pengunjung akan tertarik dan akan bertanya pemiliknya. Pemerintah Kota Yogyakarta akan menyelesaikan pembangunan pasar burung tahun 2009. Dana pembangunan pasar burung di Dongkelan sekitar Rp 5,5 – 6 miliar.

Sedangkan pembangunan Pasar Ngasem akan didanai Pemerintah Provinsi DIY. Namun Herry Zudianto tidak mengetahui berapa besar dana yang dibutuhkannya. Namun konsep pembangunan Pasar Ngasem akan menjadi pintu masuk ke Tamansari.

”Pasar Ngasem nantinya akan dirubah. Kayak semacam pintu gerbang ke Tamansari. Namun di sana akan tetap mempertahankan pasar tradisonalnya,” kata Herry.

Sementara Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X ketika ditanya tentang pembangunan Pasar Ngasem mengatakan menunggu pasar burung Dongkelan selesai dibangun. Kemudian pedagang dipindah ke Dongkelan. ***

Tagged:
Posted in: Budaya, Wisata